From Keyboard to Heart: Maintaining Ethics in the Fast-Paced Digital Era at SMAN 6 Mataram
DOI:
https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v9i1.1977Keywords:
Keyboard, Heart, EthicsAbstract
Communication in this fast-paced digital era is more often done via digital platforms such as social media, instant messaging applications and other online forums. The title "From Keyboard to Heart, Maintaining Ethics in the Fast-paced Digital Era" highlights the importance of ethics in communicating in cyberspace, which is often overlooked due to the speed and anonymity offered by today's technology. The aim of this research is to study the problems people face when they communicate ethically online, as well as how important it is to be aware of the social, emotional and psychological impact of every digital interaction. This research also provides suggestions on how to strengthen social norms and increase empathy when communicating in the digital world with a focus on issues such as hate speech, cyberbullying and the spread of hoaxes. It is hoped that digital interactions will become more humane and respectful by maintaining a balance between freedom of expression and social responsibility through a wiser and more responsible approach.
Downloads
References
Abaid Ullah Zafar, J. S. (2021). Social media and sustainable purchasing attitude: Role of trust in social media and environmental effectiveness. Amsterdam: ScienceDirect.
Afandi, I. A. (2018). Analisis hubungan kesadaran keamanan, privasi informasi, dan perilaku keamanan pada para pengguna media sosial Line. Malang: Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Komputer.
Arifah, A., & Ashidiq, A. R. (2024). Aspek hukum dan tantangan etika jurnalistik dalam penyebaran konten viral di era digital (studi di Kabupaten Toboali, Bangka Selatan).
Anne Kaun, J. U. (2018). Digital activism: After the hype. Thousand Oaks, California: Sage Journals.
Basuki, S. (2019). Etika berkomunikasi dalam mempertahankan keharmonisan berdasarkan periodisasi usia perkawinan. Jakarta: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis, STARKI.
Darmalaksana, W. (2020). Etika komunikasi di media sosial melalui prinsip SMART. Lampung: Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Deepfake: Bagaimana menjaga integritas komunikasi. (2022). Jurnal Visi Komunikasi, 22(02), 234–243.
Doho, Y. D. (2020). Menanamkan pemahaman etika komunikasi kepada mahasiswa. Riau: Tanjak: Journal of Education and Teaching.
Eliastuti, M. (2018). Etika informasi. Indonesia: Media Pustakawan.
Futihatul Janah, A. Y. (2020). Aspek nilai moral dalam akun Facebook Jokowi. Yogyakarta: Jurnal Penelitian Humaniora.
Joko Santoso, A. S. (2018). Etika komunikasi dalam budaya Jawa. Yogyakarta: Jurnal Pendidikan Bahasa Daerah Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Kristen Indonesia.
Louhenapessy, E. L. (2021). Media sosial dan fenomena hoax. Bandung: Communicatus, Jurnal Ilmu Komunikasi.
Margono. (2010). Metodologi penelitian pendidikan (hlm. 158). Jakarta: PT Rineka Cipta.
Masyuri, & Zainuddin, M. (2009). Metodologi penelitian pendekatan praktis dan aplikatif (hlm. 26). Bandung: PT Refika Aditama.
Mohammad Ali. (1993). Strategi penelitian pendidikan (hlm. 167). Bandung: Angkasa.
Muhamad Parhan, J. J. (2021). Perilaku cyberbullying pada remaja dan kaitannya dengan kontrol diri dan komunikasi orang tua. Indonesia: Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen.
Nashar Akbar Muhammad, R. Y. (2021). Metode penelitian kualitatif: Studi pustaka dan studi lapangan. Bandung: Digital Library UIN Sunan Gunung Djati.
Pereira, S., & J. F. (2019). Young people learning from digital media outside of school. Sierra Leone: Scipedia, Media Education Research Journal.
Priscyllia, F. (2019). Etika komunikasi remaja terhadap orang tua ditinjau dari psikologi perkembangan remaja. Lhoksukon, Indonesia: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
Purwadi. (2020). Perlindungan privasi data pribadi perspektif perbandingan hukum. Denpasar, Bali: Jatiswara.
Ruliana, P. (2019). Teori komunikasi. Indonesia: PT RajaGrafindo Persada.
Sari, A. F. (2020). Etika komunikasi mahasiswa dan dosen dalam perspektif akademis revolusi 4.0. Malang: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Universitas Brawijaya.
Schroeder, R. (2018). Towards a theory of digital media. Oxfordshire, Britania Raya: Taylor and Francis Online.
Sukardi. (2009). Metodologi penelitian pendidikan: Kompetensi dan praktiknya (hlm. 79). Jakarta: PT Bumi Aksara.
Tsiknakis, M. (2019). Physicians’ attitude towards the use of social media for professional purposes in Saudi Arabia. United Kingdom: Hindawi International Journal of Telemedicine and Applications.
Wahyuni, N. A. (2021). Pengaruh etika masyarakat terhadap penggunaan sosial media. Surabaya: Repository Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Wartoyo, F. X. (2019). Peran etika di era revolusi 4.0 dalam bidang pendidikan. Surabaya: Jurnal Sosial dan Sains (SOSAINS).
Xiao-Wu Wang, Y.-M. C. (2019). The relationship among community experience, community commitment, brand attitude, and purchase intention in social media. Amsterdam: ScienceDirect.
Zahro Malihah, A. (2018). Teori komunikasi. Indonesia: PT RajaGrafindo Persada.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ananda Kurnia Rika, Siti Nurhaliza, Nazilul Barkiah, Anggi Hermawan Saputra, Rohmat Rizwan Hidayat, Aldi Abdul Gani, Ibronayama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












