PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MENURUT UNDANG – UNDANG NO, 20 TAHUN 2003 DAN SISTEM PENDIDIKAN ISLAM.

  • RADEN NURHAYATI Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah
Keywords: Pendidikan, Anak Usia Dini, Undang - Undang , Al-Qur’an, Hadits..

Abstract

Penelitian ini bertolak dari pemikiran, bahwa pada hakikatnya tujuan pendidikan anak di Indonesia merupakan kiristalisasi nilai – nilai hidup bangsa yaitu Pancasila. Tujuan tersebut ditetapkan dalam sistim Pendidikan Nasional. Tujuan pendidikan nasional yang dicanangkan dalam Undang – undang Sistem Pendidikan Nasional  ditetapkan dalam seluruh aktifitas pendidikan. Bagi keperluan pendidikan Islam, Islam diposisikan sebagai suatu nilai yang bertanggungjawab untuk menterjemahkan dan mengkritisi tujuan pendidikan tersebut.

Antara pendidikan menurut Undang – Undang No 20 Tahun 2003 Tentang SISDIKNAS dan menurut  Sistem Pendidikan Islam diperoleh kesimpulan bahwa(1). Kompetensi dan kecerdasan, keimanan dan memiliki pengetahuan seta keterampilan juga Kesehatan jasmani rohani merupakan manifestasi integritas dan keseimbangan jasmani, akal dan rohani. (2). Kompetensi iman dan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur diidentifikasikan sebagai perwujudan dari Integrasi dan keseimbangan ibadah – muamalah dunia akhirat. (3). Kompetensi memiliki kepribadian yang mantap dan memiliki rasa tanggungjawab kemasyarakatan, merupakan pengejawantahan integritas dan keseimbangan individu dan sosial. Maka rumusan pendidikan  pada prinsipnya iman dan taqwa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan   keterampilan yang mantap dan mandiri.

Melalui pendidikan anak usia dini secara intensif diharapkan akan meningkatkan kwalitas sumber daya manusia, sehingga dapat mendominasi dan mengantisipasi pengaruh lingkungan yang yang kurang baik dan merugikan anak bangsa.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-10-06
How to Cite
NURHAYATI, R. (2020) “PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MENURUT UNDANG – UNDANG NO, 20 TAHUN 2003 DAN SISTEM PENDIDIKAN ISLAM.”, al-Afkar, Journal For Islamic Studies, 3(2), pp. 57-87. doi: https://doi.org/10.31943/afkar_journal.v3i2.123.