MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS AGAMA, BUDAYA, DAN SOSIOLOGI

Authors

  • Zaenal Abidin Universitas Pasundan

DOI:

https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v4i1.167

Keywords:

Manajeman. Pendidikan. Karakter. Agama, Budaya, dan Sosiologis

Abstract

Manajemen peningkatan mutu pendidikan karakter sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan , ia merupakan seni dan sekaligus ilmu dalam mengelola sumberdaya pendidikan karakter untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Apabila tata kelola sebuah lembaga pendidikan menggunakan sistem manajemen yang baik, maka akan menghasilkan mutu pendidikan yang baik dan siap bersaing dengan lembaga lain. Para stakeholder pendidikan sangat berharap adanya pendidikan atau lembaga pendidikan yang bermutu. Hal ini harus terus menerus diupayakan  oleh semua pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengusaha, lembaga pendidikan,para guru, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat akademis lainnya yang peduli terhadap dunia pendidikan. Di sisi lain, lembaga pendidikan harus dapat memberikan pelayanan yang baik dan bermutu agar tidak ditinggalkan, dan dengan cara inilah lembaga pendidikan akan tetap eksis dan dapat bertahan hingga akhir zaman. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sejatinya diimbangi dengan penguatan nilai-nilai agama, budaya, dan sosiologi. Karena tujuan pendidikan pada hakikatnya bukan hanya mencerdaskan anak didik secara intelek saja. Akan tetapi juga nilai-nilai apektif  dan psikomotorik jangan dilupakan. Oleh karena itu, pendidikan karakter yang berbasis agama, budaya, dan sosiologi mutlak diperlukan, karena untuk mengimbangi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat dan menggelobal ke semua penjuru dunia tanpa kecuaili Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2021-04-06

How to Cite

Zaenal Abidin (2021) “MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS AGAMA, BUDAYA, DAN SOSIOLOGI”, al-Afkar, Journal For Islamic Studies, 4(1). doi: 10.31943/afkarjournal.v4i1.167.